Monolog #18 - Entah benar atau dusta
Dikala hari-hariku
Penuh penantian
kerinduan
Aku titipkan doa indah
Buat engkau dan keluarga
Hari-hari aku menanti
Walau sekali
Cukuplah aku melihat engkau
Dari jauh
Sudah cukup sungguh, membahagiakan.
Maha Suci Tuhan Al Khaliq,
Apalah yang dijadikan untukku
Sehingga aku sangat menyayangimu sebegitu rupa
Hanya DIA, Tuhanku Maha mengetahui
Apakah benar atau dusta
Anugerah ini.
Penuh penantian
kerinduan
Aku titipkan doa indah
Buat engkau dan keluarga
Hari-hari aku menanti
Walau sekali
Cukuplah aku melihat engkau
Dari jauh
Sudah cukup sungguh, membahagiakan.
Maha Suci Tuhan Al Khaliq,
Apalah yang dijadikan untukku
Sehingga aku sangat menyayangimu sebegitu rupa
Hanya DIA, Tuhanku Maha mengetahui
Apakah benar atau dusta
Anugerah ini.
Comments
Post a Comment